Rabu, 30 Mei 2012

Tergantung kriteria "sukses" Anda itu..... maksudnya sukses dr segi jadi kaya, komisi besar dan banyaknya nasabah dan mendapat piala penghargaan serta jalan2 keluar negeri atau... sukses membantu mebuka pikiran & memberikan saran produk asuransi yg paling cocok utk calon nasabah yg paling memerlukan asuransi atau ... sukses mendalami produk2 asuransi secara luas&updated dll? Atau semuanya sekaligus, krn kadang2 bisa bertolak belakang lho cara utk mencapai msg2 hal tadi.

Biasanya sih yang paling umum dan paling gampang dinilai, sukses marketing/agen dinilai secara financial alias komisi besar. Tapi itu blm cukup bila ingin menjadi financial consultant yg independent utk nasabah, krn agen asuransi terikat pada satu perusahaan saja shg sulit menjadi benar2 netral dan profesional yah krn cuma scr legal bolehnya jual produk perusahaan asuransi itu saja.

Jadi misalnya gini.... bila Anda menilai sukses mau bantu orang dan memberikan saran produk asuransi yg terbaik dan paling cocok di pasaran, dr segi target market... mestinya yg paling butuh asuransi dan paling perlu ditawari adalah orang2 yang penghasilan & tabungannya "pas2an" sehingga bila terjadi suatu resiko misalnya sakit atau kematian dll maka kemungkinan besar uang tabungan dan aset merekapun bisa terkuras habis atau tidak cukup utk membiayai penyakit/menanggung biaya hidup anak2 yg ditinggalkan serta blm insurance minded. Nah, padahal jenis orang2 ini adalah yang paling sulit ... sangat sulit bahkan utk diajak beli asuransi, ya krn penghasilan yg pas2an itu dan blm mengerti pentingnya asuransi, kadang2 malah sok pintar dan merendahkan profesi agen asuransi (nah...lu). Jadi kalau mau lebih ke arah bantu orang ya Anda harus rela ketemu orang2 ini dan siap2 sering ditolak, mgkn direndahkan, dan biasanya kalaupun closing juga dengan nilai yang kecil2. Selain itu, mencarikan produk bagi yg penghasilannya pas2an ini tdk gampang, krn harus benar2 dihitung scr maksimal, krn mereka tdk cocok dikasih produk unitlink yg mahal tp komisinya gede misalnya. Sudah gitu, di kantor "kesuksesan" Anda membuka pikiran orang2 ini tdk akan dihargai banyak, krn yg ditulis di papan adalah omzet scr angka. Jadi ya semoga aja komisinya akan dibayarkan oleh Tuhan di Surga nanti :)

Tapi bila Anda lebih ke arah business oriented maka sasaran utama adalah mereka yang berduit, bahkan yg kelebihan duit sekalian plus sudah insurance minded juga. Sebenarnya orang2 ini tidak terlalu butuh asuransi dibanding jenis orang yg pas2an karena sebenarnya kalaupun mengalami sakit atau bahkan kematian, aset2nya dan tabungannya tidak akan sampai terkuras habis karena hal tsb. Tapi justru kalangan ini bisa jadi adalah yg paling gampang ditawari asuransi dlm jumlah besar sekaligus, krn mereka banyak memiliki uang lebih, polis bisa jadi lebih dari satu, dan otak hitung2an nya jalan shg mereka justru mikir uangnya mending beli asuransi aja krn premi toh mrauh dibanding manfaat yg nanti bisa diterima, shg nanti jatah warisan dan tabungan tdk berkurang bila ada risiko tsb - tapi kalaupun gak ada resikopun, premi segitu paling cuma mengurangi sedikit dari bunga tabungan saja :) Ya mungkin krn itulah kaum ini menjadi kaya... krn mereka berhitung dan berpikir jangka panjang dan tetap mau berhemat jangka panjang dng beli asuransi lagi. Jadi org2 ini pasti jauh lebih gampang diajak beli asuransi, bahkan walau sudah punya lebih dari 1 polis sekalipun sebelumnya, tidak sesulit menawarkan kepada kaum penghasilan pas2an dan gak insurance minded.

Cara presentasi juga pengaruh, krn cara/sistem presentasi yg sukses dan diajarkan para leader memang bikin closing lebih cepat, tapi tidak 100% apa adanya di awal, bahkan hingga nasabah tanda tangan dan bayar premi hingga bertahun2 mgkn bisa jadi tetap tdk dijelaskan semua isi polis. Tentu menjelaskan isi polis yg tebal banget itu akan butuh waktu lamaaa dan bisa jadi justru ada hal2 yg dalam "system" dan oleh "leader" tidak diajarkan atau diberitahukan di awal bahkan kpd agen2nya, karena... hal itu akan membuat tingkat "kesuksesan closing" lebih rendah. Ini demi "kepentingan sukses financial" Anda tentunya.
Makanya ... sukses seperti apa yang Anda pilih, kalau sukses diukur lebih secara bisnis/financial dan dapat berbagai penghargaan bisa jadi cara prospek dan pilihan target market akan agak berbeda dengan mereka yang lebih memilih utk membantu orang lain. Tapi bila Anda mau sukses dlm arti jadi lbh profesional dan independent, bisa jadi Anda akan sulit mengikuti system & leader yg ada dlm perusahaan, harus mau luangkan waktu jauh lebih lama membaca semua isi polis&tdk cuma tergantung training dr leader/perusahaan, harus mau luangkan waktu juga pelajari produk2 perusahaan lain shg tdk asal omong waktu memojokkan/menyerang kelemahan produk asuransi lain agar cepat closing, dan karena hal2 itu ... bisa jadi Anda kurang sukses secara financial dan tdk disukai leader/rekan lain tentunya.

Tapi intinya semua mesti dilakukan dng kerja keras, dan walau berorientasi financial pun, asalkan tidak tipu2, etis maka tetap juga baik krn msh mending ajak orang punya asuransi walau kemahalan/krg tepat sekalipun drpd mrk gak punya asuransi sama sekali.

1 komentar:

  1. ini kisah nyata saya . . . .

    perkenalkan nama saya zalinah aruf, saya berasal dari kota Bandung saya bekerja sebagai seorang karyawan di salah satu perusaan Yogyakarta.dimana saya sudah hampir kurang lebih tiga tahun lamanya saya bekerja di perusaan itu.

    Keinginan saya dan impian saya yang paling tinggi adalah ingin mempunyai usaha atau toko sendiri,namun jika hanya mengandalkan gaji yah mungkin butuh waktu yang sangat lama dimana belum biaya kontrakan dan utan yang menumpuk justru akan semakin sulit dan semakin lama impian itu tidak akan terwujud

    saya coba" buka internet dan saya lihat postingan orang yg sukses di bantu oleh seorang kyai dari sana saya coba menghubungi beliau, awalnya saya sms terus saya di suruh telpon balik disitulah awal kesuksesan saya.jika anda ingin mendapat jalan yang mudah untuk SOLUSI MUDAH, CEPAT LUNASI UTANG ANDA, DAN MASALAH EKONOMI YG LAIN, TANPA PERLU RITUAL, PUASA DLL. lewat sebuah bantuan penarikan dana ghoib oleh seorang kyai pimpinan pondok pesantren shohibul Qur’an. dan akhirnya saya pun mencoba menghubungi beliyau dengan maksut yang sama untuk impian saya dan membayar hutang hutang saya.puji syukur kepada tuhan yang maha esa melalui bantuan beliau.kini sy buka usaha distro di bandung.
    Sekali lagi Saya mau mengucapkan banyak terimah kasih kepada K.h. Muh. Safrijal atas bantuannya untuk mencapai impian saya sekarang ini. Untuk penjelsan lebis jelasnya silahkan >>>>>>>>KLIK SOLUSI TEPAT DISINI<<<<<<<<<
    Anda tak perlu ragu atau tertipu dan dikejar hutang lagi, Kini saya berbagi pengalaman sudah saya rasakan dan buktikan. Semoga bermanfaat. Amin..

    BalasHapus